Pages

Labels

Thursday, March 13, 2014

MWA Saksikan Pelatihan Master Trainer untuk Proyek KGBM di Bandung



Alternate Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) MCA-Indonesia dari perwakilan Organisasi Masyarakat Sipil, Tini Hadad langsung datang ke lokasi tempat dilaksanakannya Pelatihan Master Pelatih (Master Trainer) untuk Pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak pada Proyek Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (KGBM) untuk Mengurangi Anak Pendek di Bandung, 11-12 Maret 2014. Tini didampingi Tim Satker Pengelola Hibah MCC, mengunjungi 2 kecamatan dan 1 desa sekaligus di Kabupaten Bandung Barat, yaitu Kecamatan Cihampelas, Kecamatan Cililin dan Desa Muka Payung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyedia pelayanan kesehatan dan Kader Posyandu dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dan gizi serta konseling bagi masyarakat di daerah proyek.

Saat bertandang ke Puskemas Kecamatan Cihampelas, tempat kegiatan pelatihan dipusatkan, Tini menyaksikan para pelatih memberikan pelatihan berupa konseling pada ibu-ibu yang memiliki bayi dan Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA). Pelatihan di Puskemas Kecamatan Cihampelas berlangsung mulai tanggal 10-15 Maret 2014 mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Dalam pelatihan tersebut, diterapkan metode yang unik di mana pelatihan diselenggarakan di dalam kelas, yang terdiri dari grup dan dipimpin oleh Ketua Kelas serta Time Keeper. Pelatihan juga difasilitasi dengan modul yang atraktif. Di Puskesmas Kecamatan Cihampelas, pelatihan diberikan oleh 3 orang fasilitator dengan Kader yang dilatih sebanyak 10-12 orang. Kader dibekali dengan kiat-kiat dan metode khusus dalam menangani masalah yang mungkin terjadi, seperti keterampilan membangun kepercayaan diri, metode menilai, menganalisa dan bertindak dalam proses konseling PMBA hingga langkah-langkah yang harus diambil dalam menangani kesulitan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Tujuan pelatihan ini untuk memberikan konseling dan membekali kader dengan pengetahuan, keterampilan dan alat untuk mendukung Ibu, Ayah dan pengasuh serta dapat meningkatkan praktik pemberian makanan pada bayi dan anak secara optimal. Jalannya proses pelatihan ini tak luput dari pantauan PNPM Generasi.

Di Kecamatan Cililin, pelatihan juga berlangsung selama 6 hari di Puskesmas Kecamatan Cililin, mulai pukul 07.30-16.30 WIB. Dalam kesempatan ini, Tini menyaksikan proses simulasi pelatihan cara menimbang berat badan bayi. Pelatihan diberikan oleh 3 orang fasilitator dengan 10 orang kader. Setiap kader diwajibkan untuk melakukan praktik lapangan untuk menerapkan pelajaran yang telah didapat selama masa pelatihan. Hadir dalam pelatihan ini, ibu-ibu yang memiliki bayi dan anak untuk menimbang berat badan anaknya. Pelatihan di Kecamatan Cililin bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ASI, Makanan Pendamping ASI, pemantauan pertumbuhan dan memahami mekanisme dan prosedur pemberian konseling. 

Tempat pelatihan terakhir yang dikunjungi Tini dan Tim Satker Pengelola Hibah MCC adalah Puskesmas Desa Muka Payung. Di desa ini, pelatihan juga diberikan oleh 3 orang fasilitator dengan 10 orang kader. Para Kader dibekali pengetahuan tentang gizi buruk pada bayi, anak dan ibu. Pengetahuan tersebut antara lain bagaimana memotong siklus bayi yang kurang gizi menjadi anak bergizi baik, bagaimana memotong siklus remaja kurang gizi dan menjadikannya wanita dewasa dan kelak menjadi ibu hamil dengan gizi yang baik, tata cara inisiasi menyusu dini dan pemberian ASI eksklusif serta proses PMBA.

Kabupaten Bandung Barat di Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang melaksanakan pelatihan dari 11 provinsi yang ditetapkan menjadi lokasi proyek yang didanai melalui Program Compact. Provinsi yang termasuk dalam cakupan Proyek KGBM yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. (LM/VA)

No comments:

Post a Comment