Pages

Labels

Thursday, April 17, 2014

Langkah Maju Proyek Modernisasi Pengadaan di Awal Tahun 2014





Proyek Modernisasi Pengadaan merupakan proyek terakhir dari 3 proyek yang tercakup dalam Program Compact dengan alokasi dana terkecil. Dalam pelaksanaan kegiatan Proyek Modernisasi Pengadaan, Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berperan sebagai pengelola kegiatan dan menjamin kualitas hasil pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan bersama, sedangkan MCA-Indonesia akan berperan sebagai pengelola administrasi dan dukungan sumber dana serta mempertanggungjawabkan penggunaan dana hibah kepada Pemerintah Indonesia.

Bentuk kerjasama dengan LKPP yang dilakukan meliputi dukungan pada penguatan Profesionalisasi Fungsi Pengadaan dengan mendukung pengembangan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan pengembangan strategi Sumber Daya Manusia (SDM), melalui program pelatihan yang ekstensif dan mengembangkan bahan yang dibutuhkan untuk membangun kompetensi, mengidentifikasi serta mengembangkan pelatih dan institusi pelatihan serta dukungan kegiatan Procurement Management Information System (PMIS) yang berintegrasi dengan Program Nasional e-GP LKPP (Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Elektronik).


Dari semua kegiatan tersebut, langkah maju yang kini sudah dicapai Proyek Modernisasi Pengadaan sangat signifikan, yaitu :

·          Penguatan/Profesionalisasi ULP
o   Telah terpilih 30 ULP melalui proses seleksi
o   Penandatanganan MoU antara LKPP dengan 29 ULP terpilih
o   Telah dihasilkan model pertumbuhan ULP melalui Lokakarya Maturity Model I yang dilaksanakan di Jakarta dan Maturity Model II yang dilaksanakan di Lombok
o   Pengumpulan Data untuk mengidentifikasi ULP sesuai dengan kebutuhan dukungan yang diperlukan (berdasarkan Maturity Model)
o   Telah dilakukan mentoring bidang Sumber Daya Manusia dan Legal terhadap 17 ULP Percontohan
·          Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengadaan Barang dan Jasa
o   Finalisasi Rencana Kerja dan Rencana Aksi bidang Human Resources Department (HRD) untuk pengembangan pelaku pengadaan di 29 ULP Percontohan
o   Telah dilakukan survey untuk seleksi  lembaga pelaksana pelatihan (PU dan BPKP)
o   Persiapan pelaksanaan pelatihan akselerasi yang direncanakan tanggal 28 April 2014. Pelatihan 3 modul Basic Level  untuk total 118  peserta yang berasal dari pokja 29 ULP Percontohan
o   Seleksi konsultan individu untuk mendukung kegiatan HRD
o   Seleksi konsultan Logistic Support for the HRD and PSU Training Programs
o   Membentuk struktur manajemen dan proses administrasi kontrak pelaksanaan sub komponen SDM, Seleksi Konsultan Develop and Deliver Training and Mentoring for the Procurement Skills.
·          Procurement Management Information System (PMIS) dan E-Catalog
o   Telah dilakukan klasifikasi data dan selanjutnya diintegrasikan dengan UNSPSC (standard pengkodean dan klasifikasi pengadaan international). Hasilnya diterjemahkan kedalam dua bahasa yaitu English dan Indonesia
o   Proses pengadaan Perusahaan E-Catalog Purchasing Management System
o   LKPP akan menggunakan E-Catalog MCA-Indonesia pada tahun 2015 dan sudah dibuktikan/diujicobakan sebelumnya
·          Prosedur Pengadaan yang Berkelanjutan/Sustainable Public Procurement (SPP)
o   Telah disusun strategi implementasi sub komponen SPP
o   Telah dihasilkan rincian rencana pengadaan dan alokasi anggaran sub komponen SPP
o   Telah dilakukan Workshop Pemangku Kepentingan SPP pada tahun 2013
o   Telah dilakukan pengadaan untuk Market Research Study SPP, perusahaan pelaksana adalah KPMG Singapura
o   Telah dilakukan kick off meeting pelaksanaan Market Research Study
o   Dilakukan ujicoba instrument penelitian pada Bulan April 2014
·          Pengadaan yang kompetitif untuk Kemitraan Pemerintah Swasta/Public Private Partnership (PPP)
o   Telah dihasilkan rincian rencana pengadaan dan alokasi anggaran sub komponen SPP
o   Telah diselesaikan rencana kerja market research for sustainable procurement
o   Senior Advisor PPP diterminasi kontraknya
o   Rencana kerja PPP sudah disepakati


Tak dapat berhenti, Proyek Modernisasi Pengadaan terus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan agenda kerja. Direncanakan sampai dengan Bulan Juni 2014, beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain :
·          Penguatan/Profesionalisasi ULP
o   Akan dilaksanakan Data Need Workshop untuk mengetahui ketersediaan data dan gap data serta strategi pengumpulannya.
o   Akan dilanjutkan sampai 29 ULP Percotohan mendapatkan mentoring putaran I
·          Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengadaan Barang dan Jasa
o   Untuk pelatihan regular, akan menggunakan Lembaga Pelaksanan Pelatihan (Training Institution) untuk keberlanjutan program
o   Melanjutkan Pelatihan Akselerasi sampai mencapai  target 118 orang sampai advance selama 6 bulan
o   Melanjutkan untuk seleksi individual consultant dan firm consultant HRD
o   Melanjutkan proses seleksi untuk konsultan Develop and Deliver Training and Mentoring for the Procurement Skills
·          Procurement Management Information System (PMIS) dan E-Catalog
o   LKPP akan menerapkan secara penuh UNSPSC ke dalam LKPP e-GP Program
o   Perusahaan sudah kontrak dan akan melakukan deliver solution untuk E- Catalog Purchasing Management System.
·          Prosedur Pengadaan yang Berkelanjutan/Sustainable Public Procurement (SPP)
o   Serial workshop akan diadakan minimal 6 bulan sekali
o   Akan dilakukan roll out penerapan  instrument penelitian pada bulan Mei 2014
·          Pengadaan yang kompetitif untuk Kemitraan Pemerintah Swasta/Public Private Partnership (PPP)
o   Akan dilakukan proses lelang kembali untuk posisi Strategic Senior Advisor PPP

No comments:

Post a Comment